Amanina Jabar
Amanina Jabar

Simpang Perenang dan Dua Sajak Lain

Simpang Perenang Dari kotak jendela, pandangan diletakkan pada ufuk paling jauh, menampakkan lanskap sawah yang menghijau di hadapan Warna-warna fajar muncul dengan sifat yang terlalu merinin di celah-celah gemawan yang bergerak perlahan Sungguh, antisipasi itu yang dia mahukan dulu. Tetapi kini, hatinya  kian bening dan bangkar. Dia sudah bosan memandang rutin yang sama, semakin bingar […]

Amanina Jabar 0 Comments 1 min read Continue reading

Previous page Next page