Hela teraju layang semesta
Idamkan sua kening sebaya
Kala salju menggunung rata
Snowman jua yang paling gaya

Inang meludah Hasyim melaju
Lampion retak sini diperban
Yang juga indah di musim salju
Pohon nan botak kini menguban

Berapa peluh saga usia
Songket lapis dekap Izrail
Betapa rapuh raga manusia
Jaket berlapis tetap menggigil

Ampuh ajian menggunting malam
Lampin berbaju terjumpa hantu
Tangguh nian si kucing hitam
Bermain salju tanpa sepatu

Musik jalanan pancing mendendang
Menyapa pintu tepi bersalju
Asyik nian anjing bertandang
Tanpa sepatu tapi berbaju

Sauna dicari pelanggan renang
Nak hasut tinju mari berendam
Karena mentari enggan menjelang
Tak susut salju dari semalam

Ganjil si Atan meramal jiwa
Mentok satu, angin dikunyah
Penginjil militan tak kenal hawa
Ketok pintu ingin berdakwah

Jelang sajian penyubur badan
Santap suka hambarlah rendang
Malang nian pelacur jalanan
Tetap terbuka agar mengundang

Trenggiling kebal dimaksim kawin
Regu tumpengan menyanjung rantang
Yang paling sebal di musim dingin
Tunggu tumpangan tak kunjung datang

Sepuh binasa pualam berhala
Tindik sundal pundi laksana
Sungguh kuasa alam menyela
Mudik Natal jadi bencana

Exeter, 23 Desember 2010